Masjid Cheng Ho
Masjid Muhammad Cheng Ho Batam adalah salah satu ikon wisata religi dan contoh cemerlang akulturasi budaya Tionghoa dan Islam di Batam. Terletak di kawasan Golden City, Bengkong, masjid ini dibangun pada 2015 oleh pengusaha lokal keturunan Tionghoa, Ayang GP, sebagai wujud toleransi dan kerukunan antarumat beragama .
Bangunan masjid didesain menyerupai klenteng tradisional Tiongkok, tanpa kubah, melainkan atap bertingkat segi delapan ala pagoda, didominasi warna merah cerah, kuning keemasan, serta ornamen Arab dan aksara Tionghoa. Kubah delapan sisi ini melambangkan jaring perlindungan Rasulullah di Gua Tsur .
Meski ukurannya relatif kecil (±20×30 m, kapasitas hanya sekitar 150–500 jamaah), keberadaannya menarik banyak wisatawan domestic dan mancanegara, khususnya saat sore dan akhir pekan . Masjid ini menjadi saksi rekaman Menag saat meresmikannya pada 21 Februari 2015, dengan pesan kerukunan “Umat Rukun Indonesia Maju”.

Komentar
Belum ada komentar.