Mesjid Agung
Masjid Agung Raja Hamidah Batam, dahulu dikenal sebagai Masjid Agung Batam Centre, berdiri megah di Jalan Engku Putri, tepat di jantung Batam Centre—dekat Alun‑Alun dan Mega Mall—menjadi pusat ibadah dan ikon wisata religius Kota Batam .
Setelah revitalisasi besar sejak Juli 2022 dengan anggaran sekitar Rp 170 miliar, masjid ini diresmikan ulang pada 15 September 2024 bertepatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan berganti nama untuk menghormati Engku Puteri Raja Hamidah, sosok pahlawan wanita Melayu yang pernah memperjuangkan kedaulatan Kerajaan Riau‑Lingga‑Pahang .
Masjid ini memiliki lahan seluas ±33.392 m², mampu menampung sekitar 10.000 jamaah di dalam bangunan utama serta hingga 15.000 dalam plaza sehingga ideal untuk shalat berjamaah, salat Id, dan pengajian besar . Menara setinggi 66 meter menjadi landmark visual dan termasuk bagian fasilitas parkir cukup untuk 247 mobil dan 168 motor .
Dibalut nuansa biru-putih, arsitektur masjid menampilkan kombinasi gaya Timur Tengah dengan ornamen Melayu—termasuk kubah limas bertingkat, ukiran kaligrafi Asmaul Husna, dan lampu lampu tembaga yang menciptakan kesan elegan dan khidmat . Fasilitas modern seperti area wudu layak, toilet bersih, lift, WLAN, dan basement parkir turut mendukung kenyamanan jamaah dan wisatawan .
Kini Masjid Agung Raja Hamidah bukan hanya tempat ibadah, tetapi telah menjadi destinasi wisata religi penting di Batam—menjadi simbol kebanggaan baru serta bagian dari Batam sebagai “Bandar Dunia Madani” yang memadukan nilai religius, budaya, dan estetika arsitektur Melayu‑Islam.

Komentar
Belum ada komentar.