Pantai Teluk Mata Ikan
Pantai Teluk Mata Ikan, yang juga dikenal sebagai Kampung Tua Teluk Mata Ikan, merupakan salah satu destinasi wisata pesisir yang terletak di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Pantai ini berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari Bandara Hang Nadim dan dapat diakses dengan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui jalan beraspal hingga ke gerbang kampung tua bergaya arsitektur Melayu.
Pantai ini menawarkan hamparan pasir putih yang luas, perairan tenang, dan pepohonan kelapa yang menciptakan suasana tropis alami. Nama "Mata Ikan" sendiri berasal dari keberadaan mata air asin dangkal yang muncul di sepanjang pantai. Kawasan ini juga dikenal sebagai desa nelayan tua yang masih mempertahankan budaya Melayu serta aktivitas ekonomi tradisional.
Fasilitas wisata yang tersedia cukup lengkap, antara lain gazebo, area parkir, danau buatan, sepeda gantung, perahu air, wahana flying fox, dan area outbound. Beberapa kali dalam setahun, masyarakat mengadakan festival tradisional seperti "Mancing Ngarong" yang mengundang wisatawan dan nelayan lokal untuk berpartisipasi.
Namun demikian, sejak awal tahun 2024, kondisi perairan Pantai Teluk Mata Ikan mulai tercemar akibat aktivitas proyek cut-and-fill dari pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di kawasan Nongsa Digital Park. Air laut berubah warna menjadi keruh kecokelatan akibat lumpur, yang berdampak pada penurunan jumlah wisatawan serta hasil tangkapan nelayan sekitar.
Sebagai bentuk respons, pemerintah kota Batam bersama warga dan organisasi lingkungan melakukan berbagai upaya pemulihan, termasuk kampanye kebersihan pantai dan perencanaan pembangunan kawasan pantai publik yang lebih teratur dan berwawasan lingkungan. Program revitalisasi ini diharapkan dapat mengembalikan daya tarik Teluk Mata Ikan sebagai destinasi ekowisata unggulan di wilayah Nongsa.

Komentar
Belum ada komentar.