Pantai Terih
Pantai Terih, yang dikenal sebagai Kampung Wisata Terih, terletak di Desa Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. Kawasan seluas ±12 hektar ini hanya sekitar 30–45 menit dari Batam Centre lewat jalan aspal, sebelum memasuki gerbang desa dan pelataran pantai yang didominasi bibir mangrove, air laut sangat jernih, serta bebatuan pipih berwarna kemerahan yang menjadi asal usul namanya (“terih”).
Destinasi ini telah berkembang sejak akhir 2017 dan meraih penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2018 sebagai destinasi wisata baru terpopuler . Akses mudah, tiket masuk rendah (Rp 5.000/orang—parkir motor Rp 1.000–2.000; mobil Rp 2.000–5.000), dan tersedia fasilitas sederhana seperti gazebo, toilet, musholla, pelantar kayu sepanjang ±75 m serta jembatan bakau sepanjang ±100 m .
Pantai Terih tidak hanya memadukan keindahan alam (pantai, mangrove, batu pipih, pelantar, dan rumah pohon 3 tingkat), tetapi juga berbagai aktivitas seperti camping, memancing, foto di spot “Instagramable”, menjelajahi mangrove dengan kayak atau perahu, hingga pelepasan tukik dan pelestarian satwa seperti penyu dan elang laut .
Suasana di Pantai Terih sangat cocok untuk menikmati sunset (menghadap barat ke arah Batam Centre), terutama dari pelantar kayu atau rumah pohon, serta merasakan ketenangan karena gelombangnya lembut dan area pantai yang cukup intim .
Pemerintah Kota Batam bersama masyarakat lokal (Komunitas PARI & GenPI Batam) telah meningkatkan infrastruktur seperti jalan masuk, listrik, air bersih, dan kawasan resor ringan. PLN juga turut menanam mangrove untuk menjaga ekosistem

Komentar
Belum ada komentar.